Berita  

SMPN 2 Limpung Gandeng MDMC Batang, Komitmen Tanamkan Budaya Siaga Bencana Sejak MPLS

MUHAMMADIYAHBATANG.COM, Batang — Kesadaran akan pentingnya pengetahuan kebencanaan memang terus tumbuh di lingkungan pendidikan Kabupaten Batang. Apalagi, satu tahun lalu wilayah ini juga sempat diguncang gempa yang membuat masyarakat panik. Berangkat dari pengalaman tersebut, SMPN 2 Limpung berkomitmen menyiapkan generasi yang tanggap dan tidak mudah panik saat bencana datang.

Untuk itulah, pada Rabu (17/07), sekolah ini dua tahun berturut-turut kembali menggandeng Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Batang sebagai narasumber dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun 2025.

Sebanyak 224 siswa baru dan 25 pengurus OSIS mendapatkan materi bertema “Membangun Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah”. Materi disampaikan secara ringkas, praktis, dan aplikatif, mulai dari pengenalan kebencanaan, tahapan penanganan bencana, mitigasi gempa bumi, teknik evakuasi darurat, hingga praktik simulasi nyata di lingkungan sekolah.

Suasana simulasi pun terasa menegangkan sekaligus mendidik. Para siswa sigap mempraktikkan teknik ‘drop, cover, and hold on’, berlindung di bawah meja, lalu dievakuasi menuju titik kumpul aman dengan tertib. Pengalaman ini diharapkan menumbuhkan pola pikir agar tidak panik ketika bencana benar-benar terjadi.

Mewakili Kepala Sekolah, Pulung Ari Wibowo, S.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 2 Limpung, menyampaikan apresiasi mendalam atas pendampingan yang diberikan MDMC.

“Kami menyampaikan banyak terima kasih kepada Tim LPB MDMC PDM Kabupaten Batang yang telah berkenan mengisi kegiatan MPLS Ramah Tahun 2025 di SMPN 2 Limpung dengan materi ‘Membangun Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah’. Semoga ilmu yang diberikan bermanfaat untuk anak-anak kami dan keluarga besar SMPN 2 Limpung. Harapan kami, kerja sama yang baik antara SMPN 2 Limpung dengan LPB MDMC PDM Batang dapat selalu terjalin dan terjaga dengan baik, untuk bersinergi dalam kegiatan kemasyarakatan dan kemanusiaan. Teriring doa, semoga LPB MDMC PDM Kabupaten Batang senantiasa dilimpahkan keberkahan, kesuksesan, dan keselamatan dalam melayani umat,” tutur Pulung Ari Wibowo, S.Pd.

Ketua MDMC Kabupaten Batang, Muh Edy Supriyanto, pun mengapresiasi konsistensi SMPN 2 Limpung yang secara nyata membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah.

“Kami sangat mengapresiasi SMPN 2 Limpung yang menjadikan MPLS bukan sekadar ajang perkenalan sekolah, tetapi juga momen menanamkan nilai kesiapsiagaan bencana sejak dini. Ini langkah nyata yang layak ditiru sekolah-sekolah lain di Kabupaten Batang, apalagi kita pernah mengalami gempa sendiri tahun lalu,” ujar Muh Edy Supriyanto.

Baca juga: SMPN 1 Limpung gelar simulasi siaga bencana

Sebagai informasi, MDMC adalah lembaga penanggulangan bencana di bawah Muhammadiyah yang sepak terjangnya sudah diakui di tingkat nasional hingga global. Melalui edukasi kebencanaan di sekolah, MDMC berkomitmen menumbuhkan generasi tanggap, tangguh, dan siap selamat menghadapi risiko bencana kapan pun datang.

Dengan edukasi berkelanjutan ini, SMPN 2 Limpung berharap bisa menjadi salah satu sekolah tangguh bencana di Kabupaten Batang — sekaligus contoh nyata bahwa kesadaran mitigasi tidak hanya di atas kertas, tetapi benar-benar ditanamkan sejak dini.

Liputan ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak sekolah untuk menyiapkan generasi yang siap selamat, kapan pun bencana datang.

 

Kontributor: IF PUSDATIN MDMC

Editor: Sugito

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *