muhammadiyahbatang.com, BATANG – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Batang menggelar Pelatihan Manajemen Reputasi Digital Organisasi dan Bimbingan Teknis SIM SatuMU di SD Muhammadiyah Limpung, Sabtu (25/1/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis Muhammadiyah dalam memperkuat citra dan reputasi organisasi di era digital.
Pelatihan tersebut diikuti oleh sekitar 100 peserta yang terdiri atas unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah Batang serta Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Ranting se-Kabupaten Batang. Para peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan reputasi digital organisasi, termasuk penguatan identitas dan posisi Muhammadiyah di ruang publik.
Ketua PDM Batang, Harto Setiyono, dalam sambutannya menekankan pentingnya branding positioning bagi keberlanjutan persyarikatan. Menurutnya, reputasi organisasi tidak hanya dibangun melalui amal usaha, tetapi juga melalui narasi dan jejak digital yang konsisten dan positif.
“Di era digital seperti sekarang, reputasi persyarikatan sangat ditentukan oleh bagaimana kita mengelola informasi dan citra di ruang publik. Branding positioning Muhammadiyah harus jelas, kuat, dan mencerminkan nilai-nilai Islam berkemajuan,” ujar Harto Setiyono dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan bahwa seluruh unsur pimpinan Muhammadiyah perlu memiliki kesadaran bersama dalam menjaga nama baik organisasi, baik melalui media sosial, website, maupun platform digital lainnya. Dengan pengelolaan yang tepat, reputasi Muhammadiyah akan semakin dipercaya oleh masyarakat luas.
Sementara itu, Sugito, selaku pimpinan persyarikatan yang turut memberikan sambutan, menyoroti pentingnya Brand ID Muhammadiyah sebagai identitas visual organisasi. Ia menjelaskan bahwa konsistensi penggunaan identitas visual menjadi salah satu faktor utama dalam memperkuat pengenalan dan kepercayaan publik terhadap Muhammadiyah.
“Brand ID Muhammadiyah bukan sekadar logo, tetapi merupakan identitas visual persyarikatan yang harus digunakan secara konsisten dan benar. Hal ini penting agar masyarakat mudah mengenali dan membedakan Muhammadiyah dengan organisasi lain,” kata Sugito.
Selain sesi sambutan, kegiatan ini juga diisi dengan bimbingan teknis penggunaan Sistem Informasi SatuMU (SIM SatuMU), yang bertujuan meningkatkan tata kelola data dan informasi organisasi secara terintegrasi. Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh pimpinan Muhammadiyah di Kabupaten Batang mampu mengoptimalkan teknologi digital untuk mendukung dakwah, pelayanan, dan penguatan reputasi persyarikatan.
PDM Batang berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun manajemen reputasi digital Muhammadiyah yang lebih profesional, adaptif, dan berkelanjutan di tengah dinamika perkembangan media digital saat ini.
Kontributor: Maunah PCA Tersono
Editor : Sugito












