Muhammadiyahbatang.com, PUSDATIN – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Batang terus memperkuat budaya siaga bencana di lingkungan pendidikan melalui program MDMC Goes To School. Kali ini, edukasi kesiapsiagaan bencana diberikan kepada peserta didik SMK Muhammadiyah Batang dalam rangkaian Milad sekolah dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Rabu (15/7/2026).
Kegiatan bertema “Membangun Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah” ini diikuti oleh 57 peserta didik. Selama kegiatan, peserta dikenalkan pada potensi bencana di lingkungan sekitar, langkah-langkah mitigasi, hingga tindakan yang perlu dilakukan saat menghadapi situasi darurat. Materi juga disampaikan melalui simulasi sederhana agar lebih mudah dipahami.
Ketua MDMC Batang, Muh. Edy Supriyanto, mengatakan bahwa membangun budaya siaga tidak bisa dilakukan ketika bencana sudah terjadi. Menurutnya, sekolah menjadi tempat yang tepat untuk menanamkan pengetahuan dan kebiasaan menghadapi risiko bencana sejak dini.
“Membangun sekolah yang tangguh tidak bisa dilakukan ketika bencana sudah terjadi, tetapi harus dimulai jauh sebelumnya melalui pendidikan dan pembiasaan. Karena itu, kami mendorong agar edukasi kebencanaan menjadi bagian dari budaya sekolah, sehingga setiap warga sekolah memahami cara melindungi diri, membantu sesama, dan mengambil keputusan yang tepat saat kondisi darurat,” ujarnya.
Ia menambahkan, program MDMC Goes To School merupakan salah satu ikhtiar MDMC Batang untuk memperluas edukasi kebencanaan di lingkungan pendidikan. Menurutnya, kesiapsiagaan bukan hanya menjadi tanggung jawab relawan, tetapi perlu dipahami oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk peserta didik.
“Kami berharap kolaborasi dengan sekolah-sekolah Muhammadiyah maupun sekolah umum terus berkembang. Ketika budaya kesiapsiagaan tumbuh sejak bangku sekolah, kita sedang menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh, peduli, dan siap menghadapi berbagai risiko bencana,” tambahnya.
Kepala SMK Muhammadiyah Batang, Ratna Indah Aprillya, S.Pd., menyambut baik kolaborasi bersama MDMC Batang. Menurutnya, edukasi kesiapsiagaan bencana menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam mengenal lingkungan sekolah sejak mengikuti MPLS.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pemahaman kepada peserta didik bahwa selain belajar di kelas, mereka juga perlu mengetahui bagaimana bersikap ketika menghadapi situasi darurat. Edukasi seperti ini menjadi bekal yang baik sejak awal mereka menjadi bagian dari SMK Muhammadiyah Batang,” katanya.
Ia berharap pengetahuan yang diperoleh peserta didik dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
“Harapan kami, setelah mengikuti kegiatan ini peserta didik memiliki kesadaran untuk lebih peduli terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Setidaknya mereka mengetahui langkah-langkah dasar yang perlu dilakukan ketika menghadapi keadaan darurat. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada MDMC Batang yang telah berbagi ilmu dan pengalaman kepada peserta didik kami,” tuturnya.
Program MDMC Goes To School menjadi salah satu agenda berkelanjutan MDMC Batang dalam memperluas edukasi kebencanaan di sekolah-sekolah. Melalui kolaborasi dengan berbagai satuan pendidikan, MDMC Batang terus mendorong tumbuhnya budaya siaga bencana sebagai bagian dari kehidupan di lingkungan sekolah.
Kontributor: Husna Pusdatin MDMC
Editor: Sugito












