Muhammadiyahbatang.com, Bandar, – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bandar kembali menyelenggarakan Pengajian Ahad Pagi sebagai agenda rutin dalam rangka memperkuat keimanan dan memperdalam pemahaman ajaran Islam bagi warga persyarikatan dan masyarakat umum.
Kegiatan yang digelar pada Ahad pagi ini menghadirkan Ustadz Khafifudin, Lc., M.A. sebagai narasumber dengan tema “Penyakit Hati (Jiwa): Iri dan Dengki”. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan bahwa penyakit hati seperti iri dan dengki merupakan salah satu sebab utama rusaknya hubungan sosial dan hilangnya ketenangan batin seseorang.
“Iri dengki itu ibarat api yang membakar kebaikan. Orang yang iri tidak akan pernah bahagia, karena kebahagiaan orang lain dianggap sebagai ancaman bagi dirinya,” tutur Ustadz Khafifudin.
Beliau juga menguraikan beberapa ciri-ciri orang yang terjangkit penyakit iri dengki, di antaranya tidak senang melihat orang lain sukses, gemar membandingkan diri, suka menggunjing, dan sulit menerima pujian yang diberikan kepada orang lain.
Menurutnya, penyakit hati ini bisa diobati dengan cara mengakui dan menerima diri sendiri apa adanya, fokus pada pengembangan diri, memperbanyak doa serta dzikir, dan menjauhi kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain.
“Hidup akan lebih tenang ketika kita mensyukuri nikmat yang Allah berikan, bukan dengan menghitung nikmat orang lain,” pesan beliau menutup kajian.
Kegiatan pengajian yang berlangsung penuh kekhusyukan ini dihadiri oleh jamaah dari berbagai ranting dan amal usaha Muhammadiyah di wilayah Bandar. Selain sebagai ajang silaturahmi, pengajian rutin tersebut juga menjadi media pembinaan keislaman yang terus digalakkan oleh PCM Bandar.
Dengan semangat dakwah yang mencerahkan, kegiatan seperti ini diharapkan mampu memperkuat karakter warga Muhammadiyah untuk senantiasa menjaga kebersihan hati, memperbanyak syukur, dan menebarkan kasih sayang dalam kehidupan bermasyarakat.
Kontributor: Rusdiono
Editor: sugito












