Berita  

Menjadi Pembicara Halal Bi Halal Warga Muhammadiyah Batang, Dodok Sartono sampaikan ini

Batang (13/04) Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah hadir menjadi pembicara pada kegiatan Halal bi Halal Keluarga besar Muhammadiyah Kabupaten Batang, Dodok Sartono, SE., MM. yang akrab disapa mas Dodok memulai pembicaraan dengan memompa semangat bagi ribuan warga Muhammadiyah yang hadir memadati Pendopo Kabupaten Batang. Mas Dodok memberikan semangat agar tidak minder menjadi warga Muhammadiyah, karena sejatinya Muhammadiyah merupakan organisasi yang besar.

Menurut Bos Geprek Sako ini, seperti juga dilansir oleh SeAsia stats tentang peringkat organisasi keagamaan terkaya di dunia, beliau menjelaskan bahwa  di peringkat teratas, The Church of Jesus Christ of Latter-Day Saints dengan sekitar Rp 4.305 triliun. Posisi kedua ditempati Gereja Katolik di Jerman dengan 1.349 triliun, diperingkat ketiga ada Tirumala Tirupati Devasthanams (Hindu) di India dengan 505,41 triliun dan Muhammadiyah pada peringkat keempat dengan 454.24 triliun.

“Melihat data ini, maka sebagai warga Muhammadiyah hendaknya kita harus bangga” tegas Dodok.

Berkenaan dengan kekayaan aset yang dimiliki oleh Muhammadiyah, menurut Dodok, bahwa saat ini Muhammadiyah memiliki tidak kurang dari 120 Rumah Sakit di seluruh Indonesia. Dan dari jumlah itu, 56 di antaranya berada di wilayah Jawa Tengah. Sambil berkelakar Dodok menyebut data itu belum termasuk RSI Batang. “In syaAllah Runah Sakit Muhammadiyah di Batang akan segera dimulai lagi pembangunannya” Lanjutnya.

Dalam bidang pendidikan tinggi, dari 172 Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia, 27 diantaranya berada di teritorial wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, dan 12 statusnya sudah universitas.

Menjawab ajakan bertoleransi oleh Wakil Bupati Batang, Mantan Direktur Lazismu Jawa Tengah tersebut menjelaslan bahwa Muhammadiyah sudah menerapkan toleransi sejak zaman belanda, dokter pertama di RS Muhammadiyah adalah seorang yang beragama Katolik. Kemudian, di Kupang, hampir 100% mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kupang adalah non-Muslim.

Sehingga menurut Dodok, hal itu menunjukkan bahwa Muhammadiyah sudah terbiasa bertoleransi sejak awal pendirian.

Namun demikian, Dodok menyampaikan agar kita tidak terlena, karena semua organisasi, tanpa terkecuali Muhammadiyah, akan mengalami tiga fase perkembangan organisasi Ibnu Khaldun, yang menyebutkan menyebutkan bahwa organisasi akan mengalami 3 fase:

1. fase pembentukan : penuh darah, penuh airmata.

2. fase pembangunan.

3. fase menikmati atau penghancuran.

Untuk terhindar dari kehancuran, Pak Dodok menegaskan agar Kader dan anggota Muhammadiyah harus memiliki dua hal; Pertama warga dan Pimpinan Muhammadiyah harus memiliki semangat yang tinggi dan yang kedua harus rukun.

Untuk memghindari kehancuran, Muhammadiyah juga perlu melaksanakan Hadis nabi disampaikan saat perjalanan hijrah sampai disampaikan dalam perjalanan hijrah Nabi ketika sampai di Quba. Isi hadis tersbut menurut Dodok antara lain adalah :

1. Uksussalam : tebarkan kedamaian, buat warga dan simpatisan merasakan kedamaian.

Nyaman secara lahir dan batin, contohnya adalah bangun komunikasi dan interaksi yang baik.

2. Ith’amu tho’am : dalam konteks manajemen adalah membangun kepedulian. Sejahtera atau tidak para pegawai aum.

Menggembirakan warga.

3. Wassilil Arham.

Bangun silaturrahim, bangun jaringan sampai ranting dan masjid.

Ranting penting, cabang  berkembang, masjid makmur memakmurkan, muhammadiyah unggul berkemajuan.

4. Washollu fillaili wa na’am

Pimpinan persyarikatan harus kreatif, berfikir diluar kebanyakan anggota.

“Pimpinan AUM, pimpinan persyarikatan untuk berinovasi, agar Muhammadiyah dan AUM tidak mati dan di sinilah perlu tajdid.” Jelas Dodok mengakhiri ceramahnya.

Editor : Sugito

Respon (1)

  1. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
    *DIBUTUHKAN ORANG BAIK BERDONASI SECARA JAMA’AH*
    Kepada Yth,
    Segenap Pimpinan, anggota, warga dan simpatisan *Muhammadiyah*
    di tempat.

    Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM)
    Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang.
    Menargetkan *Dana 100 Juta Rupiah* guna pembebasan lahan untuk *Pembangunan UMKABA* (Universitas Muhammadiyah Kendal Batang)
    Luas Lahan 5.510 m²
    Sertifikat Tanah Terlampir.
    Sherelok terlampir.
    Rekening organisasi
    ✅BRI. 582201006830533
    a.n PCM KANDEMAN
    Nilai total aset saat ini 2 M.

    Ketua Panitia Pembebasan Lahan
    Marsono
    NBM. 1473061
    WA. 08156900716

    Salam
    Batang, April 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *